Perbedaan Hasil Penelitian dan Pembahasan dalam Skripsi

peran co-author dalam penelitian

Dalam penulisan skripsi, terdapat beberapa bagian penting yang harus disusun secara sistematis agar penelitian dapat dipahami dengan jelas. Salah satu bagian yang sering menimbulkan kebingungan bagi mahasiswa adalah perbedaan antara hasil penelitian dan pembahasan. Kedua bagian ini biasanya terdapat dalam bab yang sama, namun memiliki fungsi yang berbeda dalam penyajian penelitian.

Hasil penelitian berisi penyajian data yang diperoleh selama proses penelitian, sedangkan pembahasan berisi penjelasan mengenai makna dari data tersebut. Perbedaan fungsi ini membuat cara penulisan kedua bagian tersebut juga berbeda. Oleh karena itu, pemahaman mengenai perbedaan hasil penelitian dan pembahasan menjadi hal yang penting dalam penyusunan skripsi.

Dengan memahami perbedaan antara hasil penelitian dan pembahasan, mahasiswa dapat menyusun karya ilmiah secara lebih sistematis. Penyajian data yang jelas pada bagian hasil penelitian serta penjelasan yang terarah pada bagian pembahasan membantu memperlihatkan hubungan antara data penelitian dan teori yang digunakan.

Perbedaan Hasil Penelitian dan Pembahasan dalam Skripsi

Dalam penulisan skripsi, hasil penelitian dan pembahasan merupakan dua bagian penting yang saling berkaitan namun memiliki fungsi yang berbeda. Hasil penelitian berisi penyajian data yang diperoleh selama proses penelitian, sedangkan pembahasan menjelaskan makna dari temuan penelitian tersebut. Kedua bagian ini biasanya disusun secara berurutan agar alur penyajian penelitian dapat dipahami dengan lebih jelas dalam laporan penelitian.

Dalam praktik penulisan karya ilmiah, hasil penelitian dan pembahasan sering ditempatkan dalam bab yang sama tetapi memiliki fokus penulisan yang berbeda. Hasil penelitian menampilkan data secara objektif berdasarkan proses pengumpulan dan analisis data, sementara pembahasan menjelaskan hubungan antara temuan penelitian dengan teori, konsep, atau penelitian terdahulu yang relevan. Dengan memahami perbedaan kedua bagian tersebut, penyusunan skripsi dapat dilakukan secara lebih sistematis sehingga alur penelitian menjadi lebih jelas.

a. Hasil Penelitian dalam Skripsi

Hasil penelitian merupakan bagian dalam skripsi yang menyajikan temuan penelitian berdasarkan data yang diperoleh selama proses penelitian. Pada bagian ini, peneliti menampilkan data hasil analisis secara objektif tanpa memberikan interpretasi yang terlalu luas. Penyajian data biasanya dilakukan dalam bentuk tabel, grafik, atau uraian deskriptif yang menjelaskan hasil penelitian secara sistematis.

Dalam penelitian ilmiah, bagian hasil penelitian berfungsi untuk menunjukkan data yang diperoleh dari proses pengumpulan data. Data tersebut dapat berupa data kuantitatif seperti angka atau persentase, maupun data kualitatif yang disajikan dalam bentuk uraian deskriptif.

Beberapa fungsi utama bagian hasil penelitian dalam skripsi antara lain:

  • menyajikan data penelitian yang diperoleh dari proses pengumpulan data
  • menunjukkan hasil analisis data yang dilakukan dalam penelitian
  • memberikan gambaran mengenai temuan penelitian secara objektif
  • menjadi dasar bagi pembahasan yang menjelaskan makna temuan penelitian

Penyajian hasil penelitian perlu dilakukan secara sistematis agar pembaca dapat memahami informasi yang disampaikan dengan lebih mudah. Oleh karena itu, data penelitian biasanya disusun mengikuti urutan rumusan masalah atau tujuan penelitian.

b. Pembahasan dalam Skripsi

Pembahasan merupakan bagian yang menjelaskan makna dari hasil penelitian yang telah disajikan sebelumnya. Pada bagian ini, peneliti menguraikan hubungan antara temuan penelitian dengan teori, konsep, maupun penelitian terdahulu yang berkaitan dengan topik penelitian.

Dalam pembahasan, data yang telah ditampilkan pada bagian hasil penelitian dianalisis secara lebih mendalam. Penjelasan pada bagian ini dapat menunjukkan apakah temuan penelitian mendukung teori yang digunakan atau memberikan temuan yang berbeda dari penelitian sebelumnya.

Beberapa fungsi utama bagian pembahasan dalam skripsi antara lain:

  • menjelaskan makna dari temuan penelitian yang telah disajikan
  • menghubungkan hasil penelitian dengan teori atau konsep yang digunakan
  • membandingkan temuan penelitian dengan penelitian terdahulu
  • menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi hasil penelitian

Pembahasan membantu memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai hasil penelitian. Melalui penjelasan yang sistematis, bagian ini dapat menunjukkan kontribusi penelitian terhadap kajian ilmiah yang sedang dibahas.

Perbedaan hasil penelitian dan pembahasan dalam skripsi menunjukkan bahwa kedua bagian tersebut memiliki fungsi yang berbeda namun saling berkaitan dalam menjelaskan temuan penelitian. Hasil penelitian berfokus pada penyajian data yang diperoleh selama proses penelitian, sedangkan pembahasan menjelaskan makna dari data tersebut dengan mengaitkannya pada teori atau konsep yang digunakan. Penyusunan kedua bagian ini secara terpisah dan sistematis membantu menjaga alur penulisan skripsi tetap jelas serta memudahkan pemahaman terhadap hubungan antara data penelitian, analisis, dan tujuan penelitian.

Baca juga: Daftar Jurnal Q1 Scopus Terbaru dan Cara Mencarinya

Perbedaan Hasil Penelitian dan Pembahasan dalam Skripsi

Meskipun sering berada dalam satu bab yang sama, hasil penelitian dan pembahasan memiliki fungsi yang berbeda dalam penulisan skripsi. Perbedaan ini dapat dilihat dari tujuan penulisan, cara penyajian informasi, serta isi yang disampaikan pada masing-masing bagian.

Beberapa perbedaan antara hasil penelitian dan pembahasan antara lain:

  • Tujuan penulisan: Hasil penelitian bertujuan menyajikan data yang diperoleh dari penelitian, sedangkan pembahasan bertujuan menjelaskan makna dari data tersebut.
  • Jenis informasi yang disajikan: Pada bagian hasil penelitian, informasi yang disajikan berupa data penelitian seperti angka, tabel, grafik, atau uraian deskriptif. Sementara itu, pembahasan berisi analisis dan penjelasan mengenai data tersebut.
  • Hubungan dengan teori penelitian: Hasil penelitian biasanya tidak mengaitkan data secara langsung dengan teori. Sebaliknya, pada bagian pembahasan, data penelitian dijelaskan dengan menghubungkannya pada teori atau konsep yang digunakan dalam penelitian.
  • Cara penyajian penjelasan: Hasil penelitian disajikan secara objektif tanpa interpretasi yang luas. Sedangkan pada pembahasan, peneliti memberikan penjelasan yang lebih mendalam mengenai temuan penelitian.

Melalui perbedaan tersebut, kedua bagian ini saling melengkapi dalam penyusunan skripsi. Hasil penelitian menyajikan data penelitian, sedangkan pembahasan menjelaskan makna dari data tersebut.

Untuk memperjelas perbedaan antara hasil penelitian dan pembahasan dalam skripsi, perbandingan kedua bagian tersebut dapat disajikan dalam bentuk tabel. Penyajian tabel membantu menampilkan informasi secara lebih ringkas sehingga perbedaan fungsi kedua bagian dapat terlihat dengan jelas.

Aspek Hasil Penelitian Pembahasan
Tujuan penulisan Menyajikan data hasil penelitian Menjelaskan makna dari data penelitian
Isi utama Data penelitian, tabel, grafik, atau uraian deskriptif Analisis, interpretasi, dan penjelasan temuan
Hubungan dengan teori Biasanya belum dikaitkan secara mendalam dengan teori Mengaitkan temuan penelitian dengan teori atau konsep
Bentuk penjelasan Penyajian data secara objektif Penjelasan dan analisis secara lebih mendalam
Posisi dalam skripsi Biasanya muncul sebelum pembahasan Ditulis setelah hasil penelitian

Melalui tabel tersebut, perbedaan antara hasil penelitian dan pembahasan dalam skripsi dapat terlihat dengan lebih jelas. Penyajian seperti ini membantu menunjukkan bahwa kedua bagian memiliki fungsi yang berbeda namun saling melengkapi dalam menjelaskan temuan penelitian.

Cara Menyusun Hasil Penelitian dan Pembahasan Secara Terpisah

Dalam penulisan skripsi, hasil penelitian dan pembahasan perlu disusun secara terpisah agar struktur penulisan lebih jelas. Pemisahan ini membantu menunjukkan perbedaan antara penyajian data penelitian dan penjelasan mengenai makna dari data tersebut. Penyusunan yang terstruktur juga membuat alur penulisan skripsi lebih sistematis.

Beberapa cara yang dapat dilakukan dalam menyusun kedua bagian tersebut antara lain:

  1. Menyajikan data penelitian terlebih dahulu: Bagian hasil penelitian biasanya ditempatkan sebelum pembahasan. Pada bagian ini, data penelitian ditampilkan dalam bentuk tabel, grafik, atau uraian deskriptif sesuai dengan hasil analisis data.
  2. Menjelaskan temuan penelitian pada bagian pembahasan: Setelah data penelitian disajikan, bagian pembahasan digunakan untuk menjelaskan makna dari data tersebut. Penjelasan ini biasanya dikaitkan dengan teori atau konsep yang digunakan dalam penelitian.
  3. Menghubungkan hasil penelitian dengan penelitian terdahulu: Pada bagian pembahasan, temuan penelitian sering dibandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya. Perbandingan ini membantu menunjukkan posisi penelitian dalam konteks kajian ilmiah yang lebih luas.
  4. Menjaga konsistensi antara hasil penelitian dan pembahasan: Penjelasan pada bagian pembahasan sebaiknya tetap mengacu pada data yang telah disajikan pada bagian hasil penelitian. Konsistensi ini membuat hubungan antara kedua bagian tersebut menjadi lebih jelas.

Dengan penyusunan yang terpisah namun saling berkaitan, bagian hasil penelitian dan pembahasan dapat menjelaskan temuan penelitian secara lebih sistematis dalam penulisan skripsi.

Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Menulis Hasil Penelitian dan Pembahasan

Dalam penyusunan skripsi, terdapat beberapa kesalahan yang sering terjadi ketika menulis bagian hasil penelitian dan pembahasan. Kesalahan ini biasanya berkaitan dengan pemahaman yang kurang jelas mengenai fungsi kedua bagian tersebut sehingga penyajian penelitian menjadi kurang sistematis.

Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:

  • Mencampurkan hasil penelitian dengan pembahasan
    Bagian hasil penelitian seharusnya berisi penyajian data penelitian, sedangkan pembahasan berisi penjelasan mengenai makna dari data tersebut. Jika kedua bagian ini dicampurkan, struktur penulisan skripsi menjadi kurang jelas.
  • Memberikan interpretasi terlalu luas pada bagian hasil penelitian
    Pada bagian hasil penelitian, fokus utama adalah menyajikan data yang diperoleh dari proses penelitian. Interpretasi atau analisis yang lebih mendalam seharusnya dijelaskan pada bagian pembahasan.
  • Menyajikan data tanpa penjelasan pada bagian pembahasan
    Data penelitian yang telah disajikan perlu dijelaskan pada bagian pembahasan agar makna dari temuan penelitian dapat dipahami. Tanpa penjelasan yang jelas, hubungan antara data penelitian dan tujuan penelitian menjadi kurang terlihat.
  • Tidak mengaitkan temuan penelitian dengan teori yang digunakan
    Pada bagian pembahasan, temuan penelitian sebaiknya dihubungkan dengan teori atau konsep yang menjadi landasan penelitian. Keterkaitan ini membantu menunjukkan bagaimana hasil penelitian berhubungan dengan kajian ilmiah yang relevan.

Dengan memahami kesalahan tersebut, penulisan hasil penelitian dan pembahasan dapat disusun secara lebih jelas dan sesuai dengan struktur penulisan skripsi.

Baca juga: Cara Menjelaskan Hasil Penelitian di Skripsi

Kesimpulan

Perbedaan hasil penelitian dan pembahasan dalam skripsi terletak pada fungsi serta cara penyajian informasi yang disampaikan dalam laporan penelitian. Hasil penelitian berfokus pada penyajian data yang diperoleh dari proses pengumpulan dan analisis data, sedangkan pembahasan berisi penjelasan mengenai makna dari temuan penelitian tersebut. Kedua bagian ini saling berkaitan karena data yang disajikan pada bagian hasil penelitian menjadi dasar bagi analisis yang dilakukan pada bagian pembahasan.

Dengan memahami perbedaan antara hasil penelitian dan pembahasan, penyusunan skripsi dapat dilakukan secara lebih sistematis dan terstruktur. Penyajian data yang jelas pada bagian hasil penelitian serta analisis yang terarah pada bagian pembahasan membantu menjelaskan hubungan antara temuan penelitian, tujuan penelitian, dan teori yang digunakan. Struktur penulisan yang tepat juga membuat isi penelitian lebih mudah dipahami dalam konteks karya ilmiah.

Ikuti artikel Solusi Jurnal lainnya untuk menambah wawasan Anda seputar jurnal ilmiah. Jika membutuhkan bimbingan dan pendampingan hingga publikasi, Solusi Jurnal siap menjadi mitra terbaik Anda. Hubungi Admin Solusi Jurnal sekarang dan dapatkan layanan profesionalnya.