Article Processing Charge atau APC merupakan salah satu hal yang perlu dipahami penulis ketika memilih jurnal dengan model publikasi open access. Biaya ini berkaitan dengan pembiayaan proses penerbitan artikel sehingga pembaca dapat mengakses karya ilmiah secara terbuka tanpa harus membayar biaya berlangganan. Meskipun istilah APC cukup umum dalam dunia publikasi akademik, masih banyak penulis yang belum mengetahui siapa yang sebenarnya membayar biaya tersebut dan pada tahap apa pembayaran biasanya dilakukan.
Pertanyaan mengenai pihak yang membayar Article Processing Charge menjadi penting karena biaya publikasi tidak selalu ditanggung langsung oleh penulis. Dalam sejumlah kasus, biaya dapat berasal dari institusi tempat penulis bekerja atau belajar, lembaga pendanaan penelitian, proyek penelitian, maupun skema pembiayaan tertentu yang disediakan penerbit. Selain itu, terdapat jurnal yang memberikan pembebasan atau pengurangan biaya sehingga penulis tidak selalu harus membayar APC secara penuh.
Memahami waktu dan pihak yang bertanggung jawab atas pembayaran dapat membantu penulis mempersiapkan publikasi dengan lebih baik. Penulis dapat mengetahui apakah perlu menyediakan anggaran pribadi, mengajukan dana kepada institusi, atau mencari informasi mengenai waiver sebelum mengirim artikel. Artikel ini membahas pihak yang dapat membayar Article Processing Charge, kapan biaya biasanya dikenakan, bagaimana mekanisme pembayarannya, serta hal-hal yang perlu diperiksa agar proses publikasi berjalan secara transparan.
Apa yang Dimaksud dengan Article Processing Charge?
Article Processing Charge adalah biaya yang dikenakan dalam model penerbitan tertentu untuk mendukung proses publikasi artikel ilmiah. Istilah APC banyak ditemukan pada jurnal open access, terutama ketika artikel dapat dibaca secara bebas oleh masyarakat tanpa biaya langganan. Biaya tersebut dapat digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan penerbitan, seperti pengelolaan naskah, proses editorial, produksi artikel, pengelolaan platform jurnal, pengarsipan, dan distribusi publikasi.
Dalam sistem tradisional berbasis subscription, penerbit memperoleh pendapatan antara lain dari biaya langganan yang dibayarkan pembaca, perpustakaan, atau institusi. Pada model open access tertentu, artikel tersedia secara bebas sehingga penerbit memerlukan mekanisme pembiayaan lain untuk menjalankan operasionalnya. Salah satu mekanisme tersebut adalah APC yang dibayarkan oleh penulis atau pihak lain yang mendanai publikasi.
Namun, Article Processing Charge tidak berarti bahwa penulis membayar agar artikelnya diterima. Jurnal yang menjalankan proses editorial secara profesional tetap seharusnya menilai artikel berdasarkan kualitas ilmiah, kesesuaian dengan scope, proses peer review, dan pertimbangan editorial. Pembayaran APC berkaitan dengan pembiayaan publikasi dan tidak semestinya menjadi pengganti proses evaluasi ilmiah.
Baca juga: Pendampingan Publikasi Ilmiah dari Naskah hingga Artikel Terbit
Siapa yang Biasanya Membayar Article Processing Charge?
Pihak pertama yang mungkin membayar Article Processing Charge adalah penulis artikel itu sendiri. Kondisi ini dapat terjadi apabila penulis memiliki anggaran pribadi untuk publikasi atau jurnal tidak menyediakan sumber pendanaan lain. Sebelum memilih jurnal, penulis sebaiknya mengetahui nominal APC dan memastikan bahwa biaya tersebut sesuai dengan kemampuan finansial.
Pihak lain yang dapat menanggung APC adalah institusi tempat penulis bekerja atau belajar. Universitas, lembaga penelitian, rumah sakit pendidikan, perusahaan, atau organisasi tertentu terkadang memiliki anggaran publikasi ilmiah bagi anggota atau penelitinya. Dukungan tersebut dapat diberikan melalui reimbursement, anggaran penelitian, kontrak publikasi, atau mekanisme pembiayaan lain sesuai kebijakan institusi.
Selain penulis dan institusi, biaya juga dapat ditanggung oleh lembaga pendanaan penelitian. Jika penelitian dilakukan melalui hibah atau proyek tertentu, anggaran publikasi dapat menjadi salah satu komponen yang diperbolehkan dalam penggunaan dana. Penulis perlu memeriksa ketentuan pendanaan karena setiap lembaga dapat memiliki persyaratan berbeda mengenai jurnal, biaya, dokumen pembayaran, dan jenis publikasi yang dapat dibiayai.
Sumber Dana untuk Membayar APC
Article Processing Charge dapat berasal dari berbagai sumber sehingga penulis tidak selalu harus menggunakan dana pribadi. Memahami sumber pembiayaan sejak awal membantu penulis menentukan strategi publikasi dan menghindari masalah ketika artikel telah diterima tetapi anggaran belum tersedia. Beberapa sumber dana berikut cukup umum digunakan dalam proses publikasi ilmiah.
- Dana pribadi penulis untuk menanggung biaya publikasi secara langsung.
- Anggaran penelitian yang telah disiapkan dalam proposal atau rencana penelitian.
- Dana hibah dari lembaga pemerintah atau organisasi penelitian.
- Anggaran publikasi dari universitas atau institusi tempat penulis berafiliasi.
- Dukungan dari lembaga atau organisasi yang membiayai proyek penelitian.
- Perjanjian publikasi antara penerbit dan institusi tertentu.
- Program pembebasan biaya atau waiver yang disediakan penerbit.
- Program diskon atau pengurangan APC berdasarkan kebijakan jurnal.
- Dukungan dari proyek kolaboratif yang telah memasukkan biaya publikasi.
- Skema pendanaan khusus yang disediakan oleh lembaga penelitian atau organisasi ilmiah.
Tidak semua sumber dana tersebut tersedia bagi setiap penulis. Karena itu, penulis perlu mengetahui status pendanaan sebelum memilih jurnal dan mengirim artikel. Jika tidak tersedia dana publikasi, pemeriksaan terhadap jurnal yang tidak mengenakan APC atau menyediakan waiver dapat menjadi pilihan yang lebih aman.
Kapan Article Processing Charge Biasanya Dikenakan?
Waktu pengenaan Article Processing Charge berbeda-beda tergantung kebijakan jurnal dan penerbit. Pada banyak jurnal open access, APC dikenakan setelah artikel dinyatakan diterima untuk diterbitkan. Mekanisme tersebut memungkinkan penulis menjalani proses peer review terlebih dahulu sebelum memiliki kewajiban pembayaran yang berkaitan dengan publikasi.
Meskipun demikian, tidak semua jurnal menggunakan pola yang sama. Ada penerbit yang meminta biaya pada tahap tertentu sebelum artikel diproses lebih lanjut, sedangkan jurnal lain mungkin memiliki submission fee yang berbeda dari APC. Oleh sebab itu, penulis tidak boleh menganggap bahwa semua jurnal menerapkan pembayaran setelah acceptance tanpa membaca kebijakan resmi.
Informasi mengenai waktu pembayaran biasanya dapat ditemukan pada halaman publication charges, article processing charges, author guidelines, atau halaman open access jurnal. Penulis sebaiknya membaca bagian tersebut sebelum submission agar mengetahui kapan kewajiban pembayaran muncul. Jika informasi tidak jelas, pertanyaan sebaiknya diajukan kepada editorial office menggunakan alamat kontak resmi jurnal.
Perbedaan Biaya Saat Submission dan Setelah Acceptance
Salah satu hal yang sering membingungkan penulis adalah perbedaan antara submission fee dan Article Processing Charge. Submission fee merupakan biaya yang dapat dikenakan ketika naskah dikirimkan atau diproses pada tahap awal. Sementara itu, APC umumnya berkaitan dengan biaya pemrosesan dan penerbitan artikel yang telah diterima, meskipun istilah dan mekanismenya dapat berbeda antarjurnal.
Jika jurnal menerapkan submission fee, penulis mungkin tetap harus membayar biaya tersebut meskipun artikel akhirnya tidak diterima. Kebijakan mengenai pengembalian biaya perlu diperiksa karena setiap penerbit dapat memiliki aturan berbeda. Penulis juga perlu memastikan apakah submission fee merupakan biaya terpisah dari APC atau sudah menjadi bagian dari struktur biaya yang ditetapkan jurnal.
Sebaliknya, jurnal yang hanya mengenakan APC setelah acceptance dapat memberikan pola pembiayaan yang berbeda. Penulis dapat mengirimkan artikel tanpa langsung membayar biaya publikasi, tetapi perlu menyiapkan dana apabila artikel diterima. Informasi ini penting karena keputusan menerima artikel dapat menimbulkan kewajiban pembayaran sesuai kebijakan yang telah disetujui penulis.
Tahapan Pembayaran Article Processing Charge
Mekanisme pembayaran APC biasanya mengikuti beberapa tahapan yang ditentukan oleh penerbit. Penulis perlu memahami urutannya agar dapat memastikan bahwa pembayaran dilakukan pada waktu dan melalui saluran yang benar.
- Penulis memilih jurnal dan memeriksa kebijakan Article Processing Charge.
- Artikel dikirim melalui sistem submission resmi jurnal.
- Naskah menjalani pemeriksaan awal dan proses editorial.
- Artikel dapat masuk ke tahap peer review sesuai kebijakan jurnal.
- Editor mengambil keputusan berdasarkan hasil evaluasi dan proses editorial.
- Jika artikel diterima, penerbit menginformasikan kewajiban APC apabila berlaku.
- Penulis atau pihak pendana menerima invoice atau instruksi pembayaran resmi.
- Rincian invoice diperiksa sebelum pembayaran dilakukan.
- Pembayaran dilakukan melalui metode yang disediakan penerbit.
- Bukti pembayaran disimpan sebagai dokumentasi.
- Penerbit mengonfirmasi pembayaran dan melanjutkan proses produksi artikel.
- Artikel kemudian dipersiapkan untuk diterbitkan sesuai jadwal dan prosedur jurnal.
Urutan tersebut merupakan gambaran umum dan dapat berbeda antara satu penerbit dengan penerbit lainnya. Penulis tetap perlu mengikuti instruksi resmi jurnal karena setiap penerbit dapat memiliki sistem pembayaran dan tahapan produksi yang berbeda. Hal terpenting adalah memastikan bahwa seluruh pembayaran dilakukan melalui kanal yang dapat diverifikasi.
Perbandingan Pihak Pembayar dan Waktu Pembayaran APC
Pihak yang membayar dan waktu pembayaran Article Processing Charge dapat berbeda berdasarkan sumber pendanaan dan kebijakan jurnal. Tabel berikut membantu menggambarkan beberapa kemungkinan yang dapat ditemui penulis dalam proses publikasi.
| Pihak yang membayar | Sumber dana | Waktu pembayaran yang mungkin | Hal yang perlu diperiksa |
|---|---|---|---|
| Penulis | Dana pribadi | Biasanya setelah artikel diterima | Nominal dan batas waktu pembayaran |
| Universitas | Anggaran institusi | Sesuai prosedur internal | Syarat pengajuan dan reimbursement |
| Lembaga penelitian | Dana penelitian | Sesuai aturan hibah | Apakah APC termasuk biaya yang diperbolehkan |
| Sponsor proyek | Dana proyek | Sesuai perjanjian pendanaan | Ketentuan penggunaan dana |
| Penerbit | Waiver atau discount | Sesuai kebijakan jurnal | Syarat mendapatkan pembebasan |
| Institusi dan penerbit | Perjanjian publikasi | Mengikuti kontrak atau kesepakatan | Apakah institusi penulis termasuk peserta |
| Penulis dan institusi | Pembiayaan bersama | Sesuai kesepakatan | Pembagian biaya dan dokumen pendukung |
Tabel tersebut menunjukkan bahwa tanggung jawab pembayaran tidak selalu berada pada penulis secara pribadi. Dalam beberapa kondisi, institusi atau lembaga pendanaan dapat mengambil alih sebagian atau seluruh biaya. Karena mekanismenya sangat beragam, penulis perlu memeriksa kebijakan institusi dan jurnal secara bersamaan.
Apakah Penulis Harus Membayar APC dari Dana Pribadi?
Penulis tidak selalu harus menggunakan uang pribadi untuk membayar Article Processing Charge. Jika artikel merupakan bagian dari penelitian yang memperoleh pendanaan, biaya publikasi mungkin dapat dimasukkan ke dalam anggaran penelitian sesuai ketentuan pemberi dana. Penulis juga dapat menanyakan kepada institusi apakah tersedia bantuan atau reimbursement untuk publikasi ilmiah.
Bagi mahasiswa, sumber pembiayaan dapat berasal dari program studi, fakultas, universitas, proyek penelitian dosen, atau kerja sama penelitian. Namun, ketersediaan dana sangat bergantung pada kebijakan masing-masing institusi. Karena itu, mahasiswa sebaiknya tidak langsung berasumsi bahwa APC harus dibayar sendiri sebelum memeriksa kemungkinan dukungan yang tersedia.
Jika tidak ada sumber pendanaan, penulis dapat mempertimbangkan jurnal yang tidak mengenakan APC. Pilihan tersebut tidak berarti harus mengorbankan kualitas jurnal karena terdapat jurnal yang menyediakan open access tanpa biaya bagi penulis. Penulis tetap perlu melakukan pemeriksaan terhadap kredibilitas, proses editorial, dan kesesuaian jurnal dengan bidang penelitian.
Peran Institusi dalam Pembayaran APC
Universitas dan lembaga penelitian dapat memiliki kebijakan khusus mengenai pendanaan publikasi. Dukungan dapat berbentuk penggantian biaya setelah pembayaran, pembayaran langsung kepada penerbit, atau penggunaan anggaran penelitian. Masing-masing sistem memiliki persyaratan administratif yang perlu dipahami sebelum penulis memilih jurnal.
Institusi juga dapat memiliki perjanjian dengan penerbit tertentu. Dalam kondisi seperti itu, penulis yang berafiliasi dengan institusi mungkin memperoleh pengurangan atau pembebasan APC untuk jurnal tertentu. Informasi mengenai perjanjian tersebut biasanya perlu dikonfirmasi melalui perpustakaan, unit penelitian, atau bagian yang menangani publikasi ilmiah.
Penulis sebaiknya melakukan pemeriksaan sebelum mengirim artikel karena beberapa program pendanaan memiliki persyaratan khusus. Misalnya, jurnal yang dipilih harus termasuk dalam daftar penerbit tertentu, artikel harus menggunakan afiliasi institusi dengan benar, atau pengajuan dana harus dilakukan sebelum artikel diterima. Pemeriksaan lebih awal dapat mencegah masalah ketika invoice sudah diterbitkan.
Peran Lembaga Pendanaan Penelitian
Lembaga pendanaan penelitian dapat memasukkan biaya publikasi sebagai bagian dari anggaran penelitian. Hal ini cukup relevan untuk penelitian yang membutuhkan penyebaran hasil kepada komunitas akademik dan masyarakat secara luas. Namun, tidak semua hibah otomatis memperbolehkan APC sehingga penulis perlu membaca pedoman penggunaan dana.
Jika APC diperbolehkan, penulis biasanya perlu mengikuti prosedur administrasi tertentu. Dokumen yang mungkin dibutuhkan dapat mencakup invoice, bukti pembayaran, surat penerimaan artikel, atau dokumen lain sesuai aturan lembaga. Menyimpan seluruh dokumen sejak awal akan membantu ketika laporan penggunaan dana harus dibuat.
Penulis juga perlu memastikan bahwa jurnal yang dipilih memenuhi persyaratan pemberi dana. Beberapa lembaga mungkin menetapkan kriteria tertentu mengenai open access, indeksasi, kualitas jurnal, atau lisensi publikasi. Dengan demikian, keputusan memilih jurnal sebaiknya mempertimbangkan aturan pendanaan sekaligus kebutuhan akademik penelitian.
Waiver dan Pengurangan Article Processing Charge
Waiver merupakan salah satu mekanisme yang dapat membantu penulis yang tidak memiliki dana untuk membayar APC. Melalui kebijakan ini, penerbit dapat memberikan pembebasan penuh atau pengurangan biaya berdasarkan persyaratan tertentu. Ketentuan waiver berbeda antara penerbit sehingga penulis perlu memeriksa halaman resmi jurnal sebelum mengajukan permohonan.
Kriteria waiver dapat berkaitan dengan negara atau wilayah tempat penulis berafiliasi, kondisi pendanaan penelitian, atau program khusus yang dimiliki penerbit. Beberapa jurnal juga menyediakan discount berdasarkan perjanjian dengan institusi. Penulis perlu memastikan bahwa informasi tersebut masih berlaku dan mengikuti prosedur pengajuan yang ditentukan.
Permohonan waiver sebaiknya dilakukan melalui kanal resmi penerbit. Penulis perlu menghindari pihak ketiga yang menawarkan pembebasan biaya dengan imbalan pembayaran atau meminta data pribadi yang tidak relevan. Jika terdapat keraguan, konfirmasi langsung kepada editorial office atau bagian penerbit yang menangani APC merupakan langkah yang lebih aman.
Apa yang Terjadi Jika Penulis Tidak Mampu Membayar APC?
Jika artikel telah diterima tetapi penulis tidak memiliki dana untuk membayar APC, langkah pertama adalah memeriksa apakah jurnal memiliki kebijakan waiver atau discount. Penulis dapat mengajukan permohonan sesuai prosedur yang tersedia. Namun, keputusan pembebasan atau pengurangan biaya tetap berada pada penerbit berdasarkan kebijakan yang berlaku.
Penulis juga dapat memeriksa apakah institusi atau pemberi dana penelitian dapat membantu menanggung biaya tersebut. Beberapa dukungan mungkin harus diajukan sebelum pembayaran atau sebelum artikel masuk ke tahap tertentu. Karena itu, masalah pembiayaan sebaiknya tidak baru dibicarakan setelah invoice memiliki batas waktu yang sangat dekat.
Jika biaya tidak dapat ditanggung dan tidak ada waiver, penulis perlu mempertimbangkan pilihan jurnal lain untuk publikasi berikutnya. Artikel sebaiknya tidak dipaksakan ke jurnal tertentu hanya karena sudah melalui proses submission apabila biaya publikasinya tidak sesuai dengan kemampuan. Perencanaan sejak awal dapat membantu penulis menghindari kondisi tersebut.
Hal yang Perlu Dicek Sebelum Mengirim Artikel
Sebelum mengirim artikel ke jurnal yang menerapkan Article Processing Charge, penulis sebaiknya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap biaya dan sumber pendanaan. Langkah tersebut dapat membantu memastikan bahwa publikasi tetap sesuai dengan kemampuan finansial dan aturan institusi.
- Periksa apakah jurnal benar-benar mengenakan APC.
- Catat nominal APC dan mata uang yang digunakan.
- Pastikan kapan biaya mulai menjadi kewajiban.
- Periksa apakah ada submission fee terpisah.
- Cari tahu pihak yang dapat membayar atau menerima invoice.
- Periksa apakah institusi memiliki dukungan APC.
- Pastikan dana penelitian dapat digunakan untuk biaya publikasi.
- Cari informasi mengenai waiver dan discount.
- Periksa apakah ada biaya tambahan di luar APC.
- Pastikan metode pembayaran merupakan kanal resmi penerbit.
- Simpan informasi biaya sebelum melakukan submission.
- Hubungi pihak terkait jika terdapat ketentuan yang tidak jelas.
Pemeriksaan tersebut dapat membantu penulis membuat keputusan yang lebih terencana. Jangan hanya melihat nominal APC, tetapi pahami seluruh kondisi yang berkaitan dengan pembayaran. Dengan cara ini, penulis dapat mengurangi risiko mengalami kendala administratif setelah artikel diterima.
Waktu Pembayaran dan Pengaruhnya terhadap Proses Publikasi
Waktu pembayaran Article Processing Charge dapat berpengaruh terhadap kelanjutan proses produksi artikel, tergantung kebijakan penerbit. Jika penerbit mensyaratkan pembayaran atau konfirmasi pendanaan sebelum produksi, keterlambatan administratif dapat memengaruhi jadwal penerbitan. Karena itu, penulis perlu memperhatikan batas waktu yang tercantum pada invoice atau pemberitahuan resmi.
Namun, penulis tidak seharusnya menganggap pembayaran sebagai jaminan bahwa artikel akan langsung diterbitkan. Setelah APC diselesaikan, artikel tetap dapat melewati tahapan produksi seperti proofreading, typesetting, pengecekan metadata, dan persiapan versi final. Waktu yang diperlukan untuk setiap tahap dapat berbeda berdasarkan sistem dan jadwal penerbit.
Komunikasi yang jelas dengan penerbit dapat membantu penulis memahami status artikel. Jika pembayaran telah dilakukan tetapi tidak ada konfirmasi, penulis dapat menghubungi bagian yang menangani pembayaran melalui kontak resmi. Bukti pembayaran perlu disertakan apabila diminta agar proses verifikasi dapat dilakukan dengan lebih cepat.
Cara Menghindari Kesalahan Saat Membayar APC
Kesalahan pembayaran dapat terjadi apabila penulis tidak memeriksa detail invoice atau mengikuti informasi dari sumber yang tidak resmi. Sebelum melakukan transaksi, pastikan nama penerbit, nama jurnal, nominal, mata uang, nomor invoice, dan rekening penerima sesuai dengan informasi resmi. Jangan melakukan pembayaran berdasarkan instruksi yang hanya diterima melalui pesan mencurigakan.
Perhatikan juga alamat email pengirim. Email resmi penerbit sebaiknya memiliki domain yang konsisten dengan organisasi atau penerbit yang mengelola jurnal. Jika terdapat perbedaan antara email yang mengirim invoice dan alamat kontak yang tercantum di website, penulis sebaiknya melakukan konfirmasi terlebih dahulu.
Setelah pembayaran dilakukan, simpan bukti transaksi dan seluruh komunikasi yang berkaitan dengan APC. Dokumentasi tersebut berguna untuk kebutuhan administrasi maupun apabila terjadi kesalahan pencatatan. Penulis juga dapat menyimpan salinan kebijakan biaya pada saat submission sebagai referensi jika terjadi perubahan informasi di kemudian hari.
Memahami APC Sebelum Memilih Jurnal
Memahami siapa yang membayar Article Processing Charge dan kapan biaya dikenakan merupakan bagian dari perencanaan publikasi ilmiah. Penulis perlu mempertimbangkan sumber dana sebelum memilih jurnal agar tidak menghadapi kewajiban pembayaran yang tidak dapat dipenuhi. Informasi tersebut sebaiknya diperiksa bersamaan dengan scope, reputasi, proses peer review, indeksasi, dan kebijakan editorial jurnal.
Pemilihan jurnal tidak seharusnya hanya didasarkan pada nominal APC. Jurnal dengan biaya rendah belum tentu paling sesuai, sedangkan biaya yang lebih tinggi tidak otomatis menunjukkan kualitas yang lebih baik. Penulis perlu menilai keseluruhan karakteristik jurnal dan memastikan bahwa biaya publikasi memiliki penjelasan yang transparan.
Dengan perencanaan yang baik, APC dapat menjadi bagian dari strategi publikasi yang terukur. Penulis dapat menentukan apakah biaya akan ditanggung sendiri, institusi, lembaga pendanaan, atau melalui waiver. Pemahaman tersebut membantu membuat proses submission lebih tenang karena aspek akademik dan finansial telah dipertimbangkan sejak awal.
Baca juga: Article Processing Charge dan Cara Kerjanya dalam Publikasi Open Access
Kesimpulan
Article Processing Charge merupakan biaya publikasi yang pada kondisi tertentu dibayarkan setelah artikel diterima untuk diterbitkan, terutama pada jurnal dengan model open access. Pihak yang membayar tidak selalu penulis karena APC dapat ditanggung oleh institusi, universitas, lembaga pendanaan penelitian, sponsor proyek, atau melalui skema pembebasan dan pengurangan biaya. Waktu pembayaran juga berbeda-beda sehingga penulis harus memeriksa kebijakan jurnal secara langsung.
Sebelum mengirim artikel, penulis sebaiknya mengetahui nominal APC, waktu pembayaran, sumber dana yang tersedia, kebijakan waiver, dan kemungkinan biaya tambahan. Pemeriksaan tersebut perlu dilakukan bersama dengan verifikasi identitas penerbit dan kredibilitas jurnal agar keputusan publikasi tidak hanya didasarkan pada biaya. Dengan memahami siapa yang membayar Article Processing Charge dan kapan kewajiban tersebut muncul, penulis dapat menyiapkan anggaran secara lebih tepat dan menjalani proses publikasi dengan lebih terencana.
Ikuti artikel Solusi Jurnal lainnya untuk menambah wawasan Anda seputar jurnal ilmiah. Jika membutuhkan bimbingan dan pendampingan hingga publikasi, Solusi Jurnal siap menjadi mitra terbaik Anda. Hubungi Admin Solusi Jurnal sekarang dan dapatkan layanan profesionalnya.

