
Penelitian hermeneutik pendidikan adalah suatu pendekatan yang digunakan dalam memahami dan menginterpretasikan makna pendidikan. Dalam penelitian hermeneutik pendidikan, para peneliti berupaya menggali makna yang tersembunyi di balik teks, pengalaman, atau fenomena pendidikan. Tujuan utama dari hal tersebut adalah mencapai pemahaman yang mendalam mengenai realitas pendidikan melalui interpretasi yang sistematis.
Hermeneutika sebagai metode penelitian telah lama digunakan dalam berbagai bidang ilmu, termasuk filsafat, teologi, dan ilmu sosial. Dalam konteks pendidikan, membantu memahami bagaimana peserta didik, pendidik, dan sistem pendidikan secara keseluruhan berinteraksi serta bagaimana makna pendidikan diciptakan dan dipahami. Oleh karena itu, pemahaman dalam hal tersebut sangat penting untuk menggali lebih dalam aspek-aspek pendidikan yang sering kali bersifat subjektif dan kontekstual.
Baca Juga : PENELITIAN ETNOGRAFI PENDIDIKAN: MEMAHAMI INTERAKSI SOSIAL DAN KONTEKS BUDAYA DALAM PROSES PEMBELAJARAN
Landasan Teori Penelitian Hermeneutik Pendidikan
Hermeneutika berasal dari kata Yunani “hermeneuein” yang berarti menafsirkan atau menginterpretasikan. Dalam konteks tersebut, hermeneutika digunakan sebagai pendekatan untuk memahami makna pendidikan yang tersembunyi dalam teks, interaksi, dan praktik pendidikan. Sejarah hermeneutika dapat ditelusuri melalui pemikiran tokoh-tokoh seperti Friedrich Schleiermacher, Wilhelm Dilthey, Martin Heidegger, dan Hans-Georg Gadamer.
Schleiermacher berpendapat bahwa pemahaman dalam hal tersebut tidak hanya terbatas pada aspek linguistik tetapi juga mencakup aspek psikologis. Dilthey kemudian mengembangkan gagasan bahwa hal tersebut adalah metode utama dalam ilmu humaniora, termasuk pendidikan. Heidegger dan Gadamer lebih lanjut menekankan bahwa pemahaman dalam hal tersebut tidak dapat dipisahkan dari pengalaman eksistensial individu.
Prinsip-Prinsip Penelitian Hermeneutik Pendidikan
Dalam penelitian hermeneutik pendidikan, terdapat beberapa prinsip utama yang digunakan untuk mencapai pemahaman yang mendalam tentang makna pendidikan, yaitu:
- Interpretasi Kontekstual – Penelitian hermeneutik pendidikan berusaha memahami makna dalam konteks spesifik, baik sosial, budaya, maupun historis.
- Lingkaran Hermeneutik – Dalam penelitian hermeneutik pendidikan, pemahaman dicapai melalui proses berulang antara bagian dan keseluruhan teks atau fenomena pendidikan.
- Subjektivitas dan Perspektivisme – Penelitian hermeneutik pendidikan menyadari bahwa setiap individu memiliki latar belakang yang mempengaruhi cara mereka memahami makna pendidikan.
- Dialogis dan Refleksif – Proses pemahaman dalam penelitian hermeneutik pendidikan melibatkan dialog antara teks, peneliti, dan konteks.
Metodologi Penelitian Hermeneutik Pendidikan
Metodologi dalam penelitian hermeneutik pendidikan mencakup beberapa tahapan penting, yaitu:
-
Pengumpulan Data – Data dalam penelitian hermeneutik pendidikan dapat berupa teks tertulis, wawancara, observasi, atau dokumen historis.
-
Analisis Hermeneutik – Penelitian hermeneutik pendidikan menggunakan teknik analisis interpretatif untuk menggali makna yang terkandung dalam data.
-
Validasi dan Konfirmasi – Pemahaman dalam penelitian hermeneutik pendidikan diperiksa melalui dialog dan triangulasi untuk memastikan interpretasi yang akurat.
Dalam penelitian hermeneutik pendidikan, pemahaman yang dihasilkan tidak bersifat final tetapi terus berkembang seiring dengan interaksi antara peneliti dan objek yang diteliti. Oleh karena itu, makna dalam hal tersebut selalu bersifat dinamis dan kontekstual.
Makna dalam Penelitian Hermeneutik Pendidikan
Makna adalah konsep sentral dalam penelitian hermeneutik pendidikan. Dalam hal tersebut, makna bukan hanya sekadar definisi eksplisit tetapi juga mencakup pemahaman mendalam tentang bagaimana peserta didik, pendidik, dan elemen pendidikan lainnya membangun pengalaman belajar mereka.
Makna dalam hal tersebut bersifat subjektif dan kontekstual. Setiap individu memiliki cara unik dalam menafsirkan pengalaman pendidikan mereka, yang dipengaruhi oleh faktor budaya, sosial, dan historis. Oleh karena itu, berupaya menggali makna yang tersembunyi dalam berbagai aspek pendidikan untuk mencapai pemahaman yang lebih dalam.
Pemahaman dalam Penelitian Hermeneutik Pendidikan
Pemahaman adalah tujuan utama dalam penelitian hermeneutik pendidikan. Pemahaman dalam hal tersebut tidak hanya mencakup pemahaman tekstual tetapi juga pemahaman kontekstual dan reflektif. Dengan menggunakan pendekatan hermeneutik, pemahaman yang diperoleh dalam penelitian hermeneutik pendidikan menjadi lebih kaya dan lebih mendalam.
Pemahaman dalam hal tersebut dapat diperoleh melalui interaksi antara individu dengan teks, pengalaman, dan konteks sosial. Dalam proses ini, makna dalam penelitian hermeneutik pendidikan tidak hanya diinterpretasikan tetapi juga dikonstruksi secara aktif oleh individu yang terlibat dalam pendidikan.
Aplikasi Penelitian Hermeneutik dalam Pendidikan
Penelitian hermeneutik pendidikan memiliki berbagai aplikasi dalam dunia pendidikan. Salah satu contohnya adalah dalam pengajaran sastra dan filsafat, di mana pemahaman terhadap teks tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga menginterpretasikan makna di balik teks tersebut. Selain itu, juga digunakan dalam kajian kurikulum untuk memahami bagaimana konsep-konsep pendidikan diterima dan diterapkan oleh siswa serta pendidik.
Selain itu, dalam evaluasi pendidikan, dapat membantu memahami bagaimana peserta didik memaknai pengalaman belajar mereka dan bagaimana guru dapat menyesuaikan metode pengajaran mereka agar lebih efektif. Dengan demikian, penelitian hermeneutik pendidikan menjadi alat yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Tantangan dalam Penelitian Hermeneutik Pendidikan
Meskipun memiliki banyak manfaat, juga menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah subjektivitas dalam interpretasi, di mana setiap individu dapat memiliki pemahaman yang berbeda terhadap suatu teks atau fenomena pendidikan. Hal ini dapat menyulitkan proses validasi hasil penelitian.
Tantangan lainnya adalah kompleksitas dalam analisis data. hal tersebut membutuhkan pemahaman mendalam tentang konteks dan teori yang mendukung interpretasi yang dilakukan. Oleh karena itu, diperlukan keahlian khusus dalam melakukan analisis hermeneutik agar hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Relevansi Hermeneutika dalam Pembelajaran Modern
Dalam konteks pendidikan modern, penelitian hermeneutik pendidikan sangat relevan dalam membantu pendidik memahami bagaimana peserta didik membangun makna dari pengalaman belajar mereka. Dengan menggunakan pendekatan hermeneutika, guru dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif dan reflektif, sehingga meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.
Implikasi Hermeneutika dalam Kebijakan Pendidikan
Pemahaman yang diperoleh melalui hal tersebut juga memiliki dampak besar dalam pengambilan kebijakan pendidikan. Dengan memahami bagaimana peserta didik dan pendidik memaknai pendidikan, pembuat kebijakan dapat merancang kurikulum dan sistem pendidikan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan realitas sosial masyarakat.
Baca Juga : Penelitian Grounded Theory dalam Pendidikan: Pengembangan Teori dan Pembelajaran Kontekstual
Penelitian hermeneutik pendidikan adalah metode yang penting dalam memahami makna pendidikan dan mencapai pemahaman yang lebih mendalam tentang fenomena pendidikan. Melalui interpretasi yang sistematis, membantu menggali makna tersembunyi dalam teks, pengalaman, dan praktik pendidikan.
Makna dalam hal tersebut tidak bersifat statis tetapi terus berkembang seiring dengan pemahaman yang diperoleh melalui interaksi dan refleksi. Oleh karena itu, menjadi pendekatan yang sangat relevan dalam mengkaji berbagai aspek pendidikan yang bersifat kompleks dan subjektif.
Dengan demikian, memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami makna pendidikan dan meningkatkan pemahaman tentang bagaimana proses pendidikan berlangsung. Melalui pendekatan hermeneutik, dapat membantu menciptakan sistem pendidikan yang lebih reflektif, inklusif, dan bermakna.
Solusi Jurnal siap membantu Anda dalam pembuatan jurnal ilmiah, artikel penelitian, serta analisis dan interpretasi data. Dengan tim ahli berpengalaman, kami menyediakan layanan penulisan, penyuntingan, dan analisis data sesuai standar publikasi. Hubungi kami sekarang di WA: +6281330760697 untuk konsultasi!
Daftar Pustaka
- Widodo, S. A. (n.d.). Metode Hermeneutik dalam Pendidikan. Retrieved from https://digilib.uin-suka.ac.id/29197/3/SEMBODO%20ARDI%20WIDODO%20-%20METODE%20HERMENEUTIK%20DALAM%20PENDIDIKAN.pdf
- Unisia Journal. (n.d.). Pendekatan Hermeneutika dalam Pendidikan. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/Unisia/article/download/2699/2486/3069
Penulis : Anisa Okta Siti Kirani

