Dalam dunia akademik, penelitian, maupun laporan proyek, dua komponen penting yang sering kali menjadi penentu keberhasilan penyampaian pesan adalah kesimpulan dan rekomendasi. Kedua bagian ini berada di bagian akhir sebuah dokumen, namun justru seringkali menjadi perhatian utama pembaca, termasuk dosen, penguji, pimpinan proyek, atau pembuat kebijakan. Oleh karena itu, kemampuan menyusun kesimpulan dan rekomendasi secara sistematis, logis, dan tajam sangatlah penting.
Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana menyusun kesimpulan dan rekomendasi secara efektif. Kita akan mulai dengan memahami definisi masing-masing, dilanjutkan dengan prinsip-prinsip penyusunannya, serta langkah-langkah teknis dalam merumuskannya.
Baca juga: Menyusun Diskusi dan Implikasi Penelitian
Pengertian Kesimpulan dan Rekomendasi
Sebelum menyusun kesimpulan dan rekomendasi, penting untuk memahami perbedaan dan keterkaitan antara keduanya.
Kesimpulan adalah rangkuman dari hasil analisis yang mencerminkan temuan utama dari suatu penelitian atau laporan. Kesimpulan menjawab rumusan masalah atau tujuan dari kegiatan yang dilakukan, dan merupakan refleksi dari data yang telah diolah dan dianalisis.
Rekomendasi, di sisi lain, adalah saran atau arahan praktis berdasarkan kesimpulan yang diperoleh. Rekomendasi berorientasi pada tindakan—apa yang sebaiknya dilakukan oleh pihak terkait setelah mengetahui hasil laporan atau penelitian.
Dengan memahami kedua pengertian ini, kita dapat menyusun bagian akhir dokumen dengan lebih tepat dan tidak mencampuradukkan antara fakta dan saran.
Tujuan Menyusun Kesimpulan dan Rekomendasi
Bagian ini menjelaskan alasan mengapa kesimpulan dan rekomendasi sangat penting untuk dicantumkan secara terpisah dan jelas dalam laporan.
- Menjawab Rumusan Masalah: Kesimpulan dibuat untuk menjawab secara langsung pertanyaan penelitian atau permasalahan yang diangkat dalam laporan.
- Memberi Arahan Tindak Lanjut: Rekomendasi membantu pembaca mengetahui langkah apa yang sebaiknya dilakukan setelah memahami temuan utama dari laporan.
- Memudahkan Pengambilan Keputusan: Dalam laporan kebijakan atau proyek, rekomendasi dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan untuk mengambil keputusan penting.
- Menyajikan Ringkasan Terstruktur: Kesimpulan membantu pembaca menangkap esensi isi laporan tanpa harus membaca keseluruhan dokumen.
Prinsip-Prinsip Menyusun Kesimpulan
Dalam menyusun kesimpulan yang baik, terdapat beberapa prinsip yang perlu diperhatikan agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan interpretasi keliru.
- Berdasarkan Fakta dan Temuan: Kesimpulan harus bersumber dari hasil analisis atau observasi yang telah dilakukan, bukan dari opini penulis semata. Ini berarti tidak boleh ada informasi baru yang tidak muncul dalam pembahasan sebelumnya.
- Relevan dengan Tujuan: Setiap kesimpulan harus mengacu pada tujuan penelitian atau tujuan penyusunan laporan. Pastikan bahwa poin-poin dalam kesimpulan menjawab semua rumusan masalah yang diajukan.
- Ringkas dan Padat: Kesimpulan tidak boleh bertele-tele. Kalimat harus disusun dengan singkat namun bermakna, serta menghindari pengulangan informasi yang tidak perlu.
- Bersifat Umum, Bukan Rinci: Hindari mencantumkan data statistik atau angka-angka spesifik di bagian kesimpulan. Gunakan bahasa yang lebih umum, tetapi tetap mewakili isi secara menyeluruh.
Langkah-langkah Menyusun Kesimpulan
Untuk menyusun kesimpulan yang baik, berikut adalah tahapan sistematis yang bisa diikuti:
1. Meninjau Kembali Tujuan dan Rumusan Masalah
Langkah pertama adalah mengecek ulang tujuan laporan atau penelitian yang telah ditetapkan di awal. Ini akan membantu memastikan bahwa kesimpulan yang dibuat benar-benar menjawab hal-hal penting yang menjadi dasar kegiatan.
2. Merangkum Temuan Utama
Dari seluruh pembahasan atau hasil penelitian, catat poin-poin utama yang menjadi temuan penting. Temuan ini akan menjadi dasar untuk merumuskan pernyataan kesimpulan.
3. Menyusun Pernyataan Kesimpulan Secara Logis
Susun kalimat kesimpulan dari poin-poin temuan tadi dengan menghubungkannya secara logis dan urut. Hindari penyusunan kalimat yang ambigu atau multitafsir.
4. Pastikan Koherensi dan Konsistensi
Periksa apakah kesimpulan yang ditulis sejalan dengan isi pembahasan sebelumnya. Hindari kesimpulan yang tiba-tiba menyimpulkan hal yang tidak pernah dibahas.
Ciri-ciri Kesimpulan yang Baik
Bagian ini membahas beberapa karakteristik dari kesimpulan yang efektif dan memenuhi standar akademik.
- Objektif: Tidak bias dan tidak mencerminkan opini pribadi.
- Konsisten: Selaras dengan isi dan hasil analisis sebelumnya.
- Sistematis: Tersusun berdasarkan urutan logis dari temuan.
- Jelas dan Tegas: Tidak multitafsir dan langsung kepada inti permasalahan.
- Mewakili Isi Laporan: Mencerminkan keseluruhan isi, bukan hanya sebagian.
Prinsip-prinsip Menyusun Rekomendasi
Berbeda dari kesimpulan yang bersifat merangkum, rekomendasi bersifat mengarahkan. Maka dalam menyusunnya, ada beberapa prinsip penting yang perlu diperhatikan.
- Berdasarkan Kesimpulan: Rekomendasi tidak boleh berdiri sendiri, melainkan harus berasal dari hasil dan kesimpulan. Jangan memberikan saran yang tidak memiliki dasar pada laporan sebelumnya.
- Realistis dan Dapat Dilaksanakan: Rekomendasi harus bisa diterapkan dalam praktik nyata. Hindari saran yang terlalu idealistik atau sulit diwujudkan.
- Spesifik dan Jelas: Gunakan kalimat aktif dan jelas. Hindari rekomendasi yang terlalu umum atau kabur.
- Disesuaikan dengan Sasaran: Pertimbangkan siapa pihak yang akan membaca atau melaksanakan rekomendasi. Gunakan bahasa dan arahan yang sesuai dengan kapasitas dan wewenang mereka.
Langkah-langkah Menyusun Rekomendasi
Agar rekomendasi yang dibuat benar-benar bermanfaat, berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti:
- Identifikasi Masalah Kunci dari Kesimpulan: Lihat kembali bagian kesimpulan dan catat permasalahan yang perlu diselesaikan atau dikembangkan.
- Rumuskan Saran Tindakan: Dari setiap masalah atau temuan, buat saran tindakan yang konkret. Pastikan saran ini benar-benar bisa dilakukan dalam jangka pendek atau menengah.
- Sesuaikan dengan Konteks dan Wewenang Pihak Terkait: Perhatikan siapa yang menjadi target rekomendasi. Jika laporan ditujukan kepada pemerintah daerah, maka gunakan bahasa dan solusi kebijakan. Jika untuk manajemen sekolah, maka arahkan pada perubahan operasional.
- Uji Kepraktisan dan Kejelasan: Sebelum menulis secara final, evaluasi kembali apakah rekomendasi tersebut benar-benar masuk akal dan tidak menimbulkan interpretasi ganda.
Ciri-ciri Rekomendasi yang Efektif
Setiap rekomendasi yang disampaikan dalam laporan sebaiknya memiliki ciri-ciri berikut agar dapat diterima dan diimplementasikan dengan baik:
- Spesifik: Tidak terlalu umum, melainkan fokus pada satu isu atau tindakan tertentu.
- Solutif: Memberikan jawaban atau langkah atas suatu permasalahan nyata.
- Relevan: Sesuai dengan hasil temuan dan kondisi lapangan.
- Bersifat Praktis: Dapat diimplementasikan dengan sumber daya yang tersedia.
- Berorientasi Masa Depan: Menjadi panduan untuk perbaikan atau pengembangan selanjutnya.
Kesalahan Umum dalam Menyusun Kesimpulan dan Rekomendasi
Agar hasil laporan tidak kehilangan kredibilitasnya, berikut adalah kesalahan umum yang sebaiknya dihindari:
- Mengulang Isi Pembahasan Secara Utuh: Kesimpulan bukan tempat menyalin ulang hasil analisis, tetapi tempat merangkumnya.
- Menambah Informasi Baru di Kesimpulan: Jangan pernah memasukkan hal baru yang tidak pernah disebutkan dalam isi laporan.
- Memberi Rekomendasi Tanpa Dasar Kesimpulan: Rekomendasi harus bersumber dari temuan, bukan asumsi.
- Terlalu Umum atau Terlalu Teknis: Gunakan bahasa yang seimbang antara teknis dan komunikatif.
- Tidak Konsisten Antara Kesimpulan dan Rekomendasi: Pastikan rekomendasi memang diturunkan dari kesimpulan, bukan pendapat pribadi.
Contoh Singkat Kesimpulan dan Rekomendasi
Untuk memperjelas pemahaman, berikut ini adalah ilustrasi singkat yang menggambarkan hubungan antara kesimpulan dan rekomendasi:
Kesimpulan:
Hasil survei menunjukkan bahwa 68% siswa kesulitan memahami materi matematika karena metode pengajaran yang masih monoton dan kurangnya variasi media belajar.
Rekomendasi:
Sekolah disarankan untuk melaksanakan pelatihan guru mengenai metode pembelajaran interaktif serta meningkatkan penggunaan media digital dalam proses pengajaran matematika.
Dari contoh di atas, terlihat bahwa rekomendasi dibuat langsung berdasarkan hasil yang dicantumkan di kesimpulan.
Baca juga: Menghubungkan Hasil dengan Literatur Terkait
Penutup: Peran Strategis Kesimpulan dan Rekomendasi
Kesimpulan dan rekomendasi bukanlah bagian formalitas dari sebuah laporan, melainkan bagian inti yang menyampaikan pesan akhir dan arahan ke depan. Di dunia akademik, bagian ini menentukan seberapa tajam analisis penulis dan seberapa besar kontribusi penelitian terhadap pemecahan masalah.
Ikuti artikel Solusi Jurnal lainnya untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas mengenai Jurnal Ilmiah. Bagi Anda yang memerlukan jasa bimbingan dan pendampingan jurnal ilmiah hingga publikasi, Solusi Jurnal menjadi pilihan terbaik untuk mempelajari dunia jurnal ilmiah dari awal. Hubungi Admin Solusi Jurnal segera, dan nikmati layanan terbaik yang kami tawarkan.


