
Dalam dunia akademik dan penelitian ilmiah, bagian hasil dan diskusi merupakan inti dari keseluruhan laporan penelitian. Di sinilah peneliti mengomunikasikan temuan utama dan mengaitkannya dengan teori, literatur terdahulu, serta hipotesis yang telah ditetapkan sebelumnya. Menyusun bagian ini dengan baik tidak hanya mencerminkan keakuratan data, tetapi juga menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan interpretasi yang tajam. Artikel ini akan mengulas secara komprehensif bagaimana menulis hasil dan diskusi secara sistematis, mendalam, dan sesuai standar ilmiah.
Baca juga: Teknik Analisis Data yang Digunakan
Pentingnya Bagian Hasil dan Diskusi dalam Penelitian
Sebelum menulis bagian hasil dan diskusi, penting untuk memahami peran strategis bagian ini dalam keseluruhan struktur laporan ilmiah.
- Menunjukkan Temuan Utama: Bagian hasil menjadi tempat peneliti menyajikan data yang diperoleh tanpa interpretasi, tetapi tetap disusun secara logis agar mudah dipahami.
- Menghubungkan Data dengan Konteks Penelitian: Diskusi berfungsi mengaitkan hasil dengan rumusan masalah, tujuan penelitian, dan teori yang digunakan.
- Menjawab Pertanyaan Penelitian: Hasil dan diskusi berperan sebagai jawaban atas hipotesis atau pertanyaan penelitian yang diajukan sebelumnya.
- Mendukung Argumentasi Ilmiah: Di sinilah peneliti menunjukkan kemampuan argumentatif berdasarkan bukti empiris, bukan sekadar opini.
Struktur Penulisan Bagian Hasil
Penulisan bagian hasil harus disusun secara sistematis agar pembaca bisa mengikuti alur temuan dengan mudah.
1. Sajikan Data Berdasarkan Urutan Masalah Penelitian
Urutkan data berdasarkan rumusan masalah, bukan berdasarkan urutan waktu penelitian. Hal ini membantu pembaca melihat keterkaitan langsung antara temuan dan tujuan penelitian.
2. Gunakan Deskripsi yang Jelas
Meskipun hasil bisa disajikan dalam bentuk angka, grafik, atau gambar, penting untuk tetap memberikan penjelasan naratif. Data tidak cukup hanya disajikan harus dijelaskan konteks dan maknanya secara singkat.
3. Hindari Interpretasi pada Bagian Ini
Bagian hasil hanya menyajikan data. Hindari komentar pribadi atau penafsiran. Interpretasi akan diberikan secara menyeluruh dalam bagian diskusi.
4. Gunakan Gaya Bahasa Netral dan Objektif
Jaga agar bahasa tetap ilmiah dan netral. Hindari kata-kata yang mengandung penilaian subjektif seperti “menarik”, “hebat”, atau “buruk”.
Strategi Menyusun Diskusi Penelitian
Diskusi merupakan bagian yang paling intelektual dalam laporan ilmiah. Di sini peneliti diharapkan mampu menafsirkan hasil, membandingkan dengan studi terdahulu, dan menyusun argumen ilmiah yang kuat.
1. Menghubungkan Hasil dengan Teori atau Literatur
Salah satu tujuan utama diskusi adalah mengaitkan hasil penelitian dengan teori atau studi sebelumnya. Gunakan kutipan untuk memperkuat posisi Anda.
- Kesesuaian dengan Teori: Jelaskan bagaimana hasil Anda mendukung atau memperkuat teori yang digunakan.
- Ketidaksesuaian dengan Teori: Jika hasil bertentangan, beri penjelasan logis: apakah karena konteks yang berbeda, metode, atau faktor lain.
2. Menjelaskan Arti Temuan
Peneliti harus menjelaskan apa arti temuan ini secara praktis dan teoritis. Apakah temuan ini dapat digunakan untuk kebijakan, pengembangan teori, atau praktik di lapangan?
3. Menjawab Hipotesis atau Rumusan Masalah
Pastikan semua pertanyaan yang diajukan di awal terjawab dalam diskusi. Ini menunjukkan konsistensi dan alur berpikir yang logis.
4. Membandingkan dengan Studi Sebelumnya
Lakukan perbandingan dengan penelitian-penelitian sebelumnya. Jika hasilnya berbeda, berikan argumen atau konteks yang mungkin menjadi penyebabnya.
5. Identifikasi Keterbatasan Penelitian
Diskusi yang baik juga menyebutkan batasan studi, seperti keterbatasan sampel, metode, waktu penelitian, atau kendala teknis. Sikap ini menunjukkan kejujuran akademik.
Langkah Menyusun Hasil dan Diskusi yang Terpadu
Beberapa penulis menggabungkan bagian hasil dan diskusi menjadi satu bagian terpadu. Berikut strategi yang dapat dilakukan:
- Sajikan Satu Hasil, Lalu Diskusikan: Gaya ini umum digunakan di banyak jurnal ilmiah. Satu temuan disajikan, lalu langsung didiskusikan dalam paragraf selanjutnya
- Gunakan Subjudul Tematik: Buat subjudul berdasarkan tema atau variabel utama. Ini memudahkan pembaca mengikuti struktur pembahasan.
- Hubungkan Data dengan Bukti Visual: Sertakan grafik atau gambar bila diperlukan, lalu jelaskan secara naratif maknanya dan keterkaitannya dengan teori atau literatur.
- Pastikan Transisi Antar Paragraf Lancar: Gunakan penghubung logis untuk menjembatani antara satu temuan dengan yang lain, serta antara bagian hasil dan diskusi.
Kesalahan Umum dalam Menulis Hasil dan Diskusi
Menulis bagian ini memang kompleks, dan tidak jarang penulis melakukan kesalahan berikut:
- Terlalu Banyak Data Tanpa Penjelasan: Sajian data yang berlebihan tanpa narasi membuat pembaca kebingungan. Pilih data yang paling relevan dengan rumusan masalah.
- Interpretasi Terlalu Dini di Bagian Hasil: Beberapa penulis melakukan interpretasi langsung di bagian hasil. Hal ini mengaburkan batas antara hasil dan diskusi.
- Diskusi yang Tidak Terfokus: Diskusi yang melebar ke topik lain di luar ruang lingkup penelitian akan mengurangi kekuatan argumentasi ilmiah.
- Tidak Menghubungkan dengan Literatur: Diskusi yang hanya berisi opini pribadi tanpa mengacu pada referensi ilmiah akan dianggap lemah secara akademik.
Teknik Menulis yang Efektif
Untuk menghasilkan tulisan yang komprehensif dan meyakinkan, berikut beberapa teknik penulisan yang bisa diterapkan:
- Gunakan Bahasa Ilmiah yang Jelas: Bahasa ilmiah tidak harus rumit. Justru yang penting adalah kejelasan dan ketepatan istilah.
- Gunakan Kalimat Aktif: Kalimat aktif cenderung lebih jelas dan langsung. Hindari terlalu banyak kalimat pasif yang bisa membuat tulisan terasa datar.
- Sertakan Sitasi yang Relevan: Gunakan referensi terkini dan relevan untuk mendukung interpretasi Anda. Hal ini memperkuat kredibilitas tulisan.
- Hindari Pengulangan: Jangan mengulang-ulang data yang sama di beberapa bagian. Sajikan secara efisien dan ringkas.
Etika dalam Penulisan Hasil dan Diskusi
Menulis bagian ini juga harus memperhatikan etika akademik.
- Transparansi Data: Jangan menyembunyikan hasil yang tidak sesuai harapan. Semua hasil, termasuk yang tidak signifikan, tetap perlu dilaporkan.
- Tidak Memanipulasi Data: Jangan mengubah atau memodifikasi data untuk menyesuaikan dengan hipotesis. Ini adalah bentuk pelanggaran akademik.
- Hindari Plagiarisme: Setiap kutipan atau ide yang bukan berasal dari penulis harus disitasi dengan benar.
Tips Penyusunan Hasil dan Diskusi untuk Mahasiswa
Mahasiswa sering kali bingung memulai penulisan bagian ini. Berikut beberapa tips praktis:
- Buat Kerangka Terlebih Dahulu: Sebelum mulai menulis, buat kerangka berdasarkan variabel dan rumusan masalah.
- Gunakan Panduan dari Dosen atau Institusi: Perhatikan format dan struktur yang disyaratkan oleh kampus atau pembimbing.
- Tulis Draf Awal, Lalu Revisi: Jangan menunggu sempurna di awal. Buat draf kasar terlebih dahulu, lalu lakukan revisi berulang.
- Diskusikan dengan Teman atau Pembimbing: Diskusi dapat membantu memperkaya cara pandang terhadap temuan dan menghindari bias penulis.
Menulis Hasil dan Diskusi dalam Jurnal Ilmiah
Ketika akan menulis untuk publikasi jurnal, penulis perlu lebih teliti dalam menyusun bagian ini. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Ikuti Gaya Seluruh Artikel: Pastikan konsistensi gaya bahasa dengan bagian lain seperti pendahuluan dan metode.
- Ikuti Format Jurnal Tujuan: Setiap jurnal punya panduan sendiri, baik dalam struktur, panjang artikel, maupun gaya sitasi.
- Gunakan Referensi Terkini dan Terpercaya: Editor dan reviewer sangat memperhatikan kedalaman literatur dalam diskusi.
Baca juga: Desain Eksperimen dan Survei
Penutup: Hasil dan Diskusi sebagai Pilar Ilmiah
Menulis hasil dan diskusi bukan sekadar menyampaikan apa yang ditemukan, tetapi bagaimana temuan itu bermakna dalam konteks keilmuan. Bagian ini menguji kedalaman pemahaman peneliti terhadap topik yang digarap dan memperlihatkan kualitas berpikir kritis.
Ikuti artikel Solusi Jurnal lainnya untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas mengenai Jurnal Ilmiah. Bagi Anda yang memerlukan jasa bimbingan dan pendampingan jurnal ilmiah hingga publikasi, Solusi Jurnal menjadi pilihan terbaik untuk mempelajari dunia jurnal ilmiah dari awal. Hubungi Admin Solusi Jurnal segera, dan nikmati layanan terbaik yang kami tawarkan.

